Wednesday, December 31, 2014

The Very Last Post in 2014

Spada! Apha khabhar? Baik? Bagus!

Ini adalah posting terakhir tahun ini. Men besok udah 2015 men! Gila udah makin tua aja gue. Mungkin juga tahun depan gue ga akan posting setiap bulan, karena bulan Februari gue udah magang (hore!) biar gue cepet bikin laporan dan cepet lulus (amin!). Fyi gue magang di tempat les bahasa indonesia yang paling kewl di Indonesia. 

Oke sekian. Mungkin akan apdet post ini lagi kapan2, saat ini masih harus nranslate subtitle yang tiada habisnya *tears* oke bye, sampai bertemu kapan2.




Menuju tahun 2015 sendirian,

Hana


p.s. ciye yang udah punya pacar :')

Sunday, November 30, 2014

November Lagi?

Helow. Udah 30 November aja. Mau ngepost lupa mulu, sibuk sih *ditimpukintomat* sibuk galau wooooy *sambilngelapmukaabisditimpuktomat*

Tanggal 23 kemaren, jujur, berkesan. Berasa dimainin saxophone spesial pas ultah wakakakakak padahal mah kagak. DAN feeling gue bener; hari itu bakalan hari terakhir gue ketemu dia di grand pelita. Tidak apa. Ingatan gue tentang lo pas elo ganteng kok. Haha *menghiburdirisendiri*


Tanggal 24 nya gue dikejutkan oleh para ciwi-ciwi kece dengan kue unyu.


Tanggal 29 gue kembali menjelajah Jogja. Kali ini tempat malang tersebut adalah lereng Merapi. Sebenernya sih ini jalan-jalan karena nugas (lagi). Kali ini nugasnya pake sedih: kami ditolak oleh Pak Walijo Sang Penambang Pasir. Udah dibela-belain bolak-balik bikin surat, begitu udah harinya eh dibatalin. Sakitnya tuh di mana-mana :') Langsung cau dan untungnya ditampung oleh keluarganya Intan :') Makasih tante, makasih Intan, makasih mas nya Intan :')


Langsung potonya aja yak. Lagi ga shanggup cerita.



Kue yang ke 20 di 23
Sok sok mau siluet gitu tapi gagal


Muka bantal? Emang baru bangun sih
Merapi-san. Terrific!
Sekuntum bunga oranye di kaki Merapi
Dapet salam dari biskuit ikan di Kinahrejo
Selfie dulu lah biar engga bete
Selfie abis ditolak
Si Gadis Penyebrang Jalan
Alay-alayan Sawah #1
Alay-alayan Sawah #2
Alay-alayan Sawah #3
Intan dan Mesin Tapir-nya :))

p.s. selamat ulang tahun tapi telat, dear my self! juga selamat malam kamu, lelaki yang minggu lalu memakai kemeja merah!

Sunday, October 26, 2014

I Love Reading (Bukan Post Tentang Tugas Reading)

I enjoy reading books. I mean, I love to read anything--school book is an exception. Sejak kecil.

Pertama kenal buku itu komik. Yep, komik. I was in love with Mbak Dini's bookshelf which was full with books. Setiap ke rumahnya, gue selalu berdiri mematung di depan rak, pingin baca tapi bingung mau baca yang mana. Akhirnya diambilin satu komik sama Mbak Dini: Doraemon vol. 43. Komiknya masih komik jadul, ada sampulnya gitu. Jadi masih cover yang di balik sampulnya ada cover lagi gitu. Nah, komik itu lah yang menjadi komik pertama yang gue punya. Karena kemudian komik itu ga pernah gue balikin.

Bermula dari sana, gue jadi gemar membaca Doraemon. Komik Doraemon yang pertama gue beli adalah Doraemon vol. 45. Saat itu harganya masih Rp 9.500,- saja. Karena waktu itu masih SD dan belom terlalu ngerti koleksi, jadi komik yang tadi itu gue corat-coret. Dan sejak itu, gue mulai beli komik Doraemon yang lain. Tapi beberapa waktu kemudian, gue dikenalin sama komik Detektif Conan oleh ayahnya Fitria, Pak Budi. Ternyata, Pak Budi punya satu lemari rahasia (yang sebelomnya gue pikir lemari baju) yang penuh dengan komik. Hell. Sejak itu, saya langsung addicted dengan komik Conan. Sampe ngegambar-gambar tokohnya segala. Sampe mas pacar waktu itu ngelukis gambar Conan buat pameran #eh #lupakan

Tuaan dikit, bacaan gue mulai bagusan dikit: novel. Pertama dikenalin novel sama Litany. Dia minjemin gue novelnya Meg Cabot yang All American Girl yang sebenernya punya Thea. Pikiran SMP gue berpikir, buku itu keren pake banget! Tapi pikiran SMP gue berpikir lagi, mungkin gue harus nulis novel. A hand-written one. Di buku sidu. Yap. Gue sempet nulis novel itu sampe beberapa chapter sebelum gue sadar, nulis novel pake tangan itu tidak mungkin terjadi. Kebegoan itu terjadi setelah gue baca novel yang dipinjemin Litany (lagi)--tapi kali ini novelnya dia sendiri--Pulling Prince. Bahasa Indonesianya: Menggaet Pangeran.

Berhubung pertama kali baca novel itu teenlit terjemahan, maka waktu gue ke toko buku, gue tergerak untuk membeli teenlit terjemahan. Jadilah gue membeli teenlit untuk pertama kalinya yang berjudul Angus, Thongs and Full-Frontal Snogging. Bahasa Indonesianya: Angus Si Kucing Jutek dan Kursus Ciuman. Yep. Dengan begitu, di umur 13 tahun, gue sudah menjadi ahli (baca: mengetahui tanpa mempraktekkan) french kiss. Dan sedikit bahasa Prancis. Dan Herr Kamyer.

Tuaan dikit lagi, gue kenal sama Dichan. Ternyata dia punya bookshelf yang lebih super dari Mbak Dini di kamarnya. Lebih banyak komik dan lebih banyak novel. Gila. Kemudian hampir tiap minggu gue minjem komik sama Dichan. Terimakasih, Dichan. Aku kangen kamu. Dan kamarmu. O iya, berkat Dichan, aku jadi kenal Sitta Karina dan cowok-cowok Hanafiah yang hermoso.

SMA, gue ketemu Ines. Maka kamudian gue bertualang ke berbagai alam bayangan ciptaan Michael Scott dan menggila dengan Supernova-nya Dewi Lestari. Ketemu Kugy dan Keenan, dan beringasan cari Madre di Jogja. Lalu gue ketemu Anin. Dan gue teracuni oleh vampiri-vampir fantasi yang (katanya) ganteng tapi naksir sama manusia yang tidak mensyukuri hidupnya sendiri. Kemudian ketemu Assifa. Sama aja. Pernah pas disuruh bawa novel buat diresensi, kami bawa novel yang sama: The Sorceress. Hahaha. Tapi dia tidak menularkan kegemarannya baca Cambridge ke gue sih. Atau lebih tepatnya, gue tidak mau tertular. Anyway, dia yang menginspirasi gue untuk membaca buku berbahasa Inggris. Dan menginspirasi gue untuk mendownlad (baca: membajak) e-book.

Kebiasaan baca itu berlanjut sampe sekarang. Berhubung gue kuliah bahasa, gue sekarang juga baca artikel-artikel di BBC dan The Jakarta Post (sok-sokan bisa bahasa Inggris) (padahal mah buat tugas reading). Gue juga suka banget baca kamus, sampe kamus gue terbelah-belah (padahal terbelahnya karna itu kamus KW seharga Rp 10.000,- saja).

Semester empat, gue ketemu And/Or Bookstore. Nirwana di atas Roti Papi di Gejayan. Isinya buku non terjemahan semua. Walaupun bukan buku baru, tapi gue berhasil dapet buku yang masih bagus di sana: All American Girl. Haha sama aja boong ya, beli buku yang udah tau ceritanya begimana. Tapi gak apa-apa. Itu adalah kegiatan yang dilakukan atas paksaan kuliah reading-nya Ms. Wati tercinta untuk meresensi novel luar (walaupun novelnya ga jadi dipake buat tugas Ms. Wati).

Nah di semester lima, gue menemukan surga kecil di Terban: KK. KK itu tempat rental terkece se-Jogja, yang ada cabang-cabangnya segala (yang berarti surganya bercabang). Gue mulai kenal Tris dan Four, dan Percy Jackson, dan Katniss Everdeen. Telat ya baru kenal Katniss pas semester lima? Maapin, maklum, abdi teh teu gahol.

Pokoknya, I love books. Yang sayangnya ga pernah dikadoin buku pas ultah #kodekeras (padahal ga ada yang dikodein).






Nyari e-book gratis,


Hana





P.s. I had a bad feeling. Later, crush came. And his ex came along. Not an ex anymore, huh?

P.s.s. I'm stil listening to Kenny G. like right now tho

P.s.s.s. Khotbah hari ini tentang "golden relationship". Tapi pak.... Relationshipnya ga ada pak....... *guling guling di pojokan*

Tuesday, October 7, 2014

Sepuluh Hari Menuju #Gelombang

Hi fellasssss whats up line kakao talk bbm wechat?

I just want to say, CAPEK. Capek banget.

Well sebenernya ga itu doang sih. Banyak yang pingin diceritain, tapi pusing nyeritain dari mana. Jadi ya udah. Pinging nge-post karna blog update dari Christy memenuhi reading list saya.

Jadi post ini, baiknya, dimulai dengan sebuah gambar:



Apa itu? Yep, search keywords yang berakhir di blog ini. lihatlah search keyword yang ada di paling bawah.

Betul, saudara-saudara. Mata anda tidak salah.

"GUE KENTUT 2014"

I mean, kenapa mesti keyword seperti itu yang berujung di blog gue????? GUE KENTUT 2014???? Mesti banget gitu?? Dan kenapa ada juga yang googling dengan keywords GUE KENTUT 2014??????

Dan, malam ini gue baru sadar kalo mulut gue emang pedes banget. Bukan, bukan karena ada yang ga sengaja megang mulut gue trus tangannya panas kaya abis megang balsem. Tapi karena kata-kata gue jahat banget. Terutama di tweets yang ada di akun sebelah, seperti contohnya:

"Minta digaruk ya? Gatel banget (gatau buat siapa, tiba2 terlintas)"
Jahat banget, kan? Padahal itu bukan lagi ngomongin siapa-siapa, ataupun abis ngeliat tweet seseorang.

Ada lagi. Ternyata gue kemaren-kemaren kadar galaunya sangat jenuh. Menjijikan. Tweet ini:

"No, I don't hate you. Just hate the past we have and why we should have those memories and when fate wants us to become strangers" 

dan

"Sensei... Sensei itu ganteng. Tapi kenapa udah nikah? Kenapa udah punya anak? Kenapaaaaah?!?!"
Oke, tweet yang terakhir itu memang salah fokus. Tapi sensei itu emang begitu, seriusan. Semacam Darius Sinathrya. Udah kok, udah terima kenyataan kalo Darius udah nikah sama wanita yang lebih tua dan udah punya anak dan gak pernah kena gosip ga enak. Udah.

Dan, udah ah. Mau ngerjain tugas reading keleus.




Nggak dateng ke Grand Pacific karena harus nugas,


Hana





Bonus foto: gue lagi cantik banget, foto diambil sebelum negara api menyerang presentasi CDTC oleh Mbak Ovik




Sunday, August 31, 2014

Sekarang Aku Mengerti

Sekarang aku mengerti bagaimana rasanya melihatmu tertawa dari kejauhan, dengan rambutmu yang hitam berkilau di bawah sinar lampu.

Sekarang aku mengerti bagaimana rasanya melihatmu setelah enam puluh hari yang kuhabiskan untuk mengkhawatirkan dirimu.

Sekarang aku mengerti bagaimana rasanya berdoa agar Tuhan selalu menjagamu, dan betapa leganya diriku ketika aku mengetahui bahwa Ia telah mengabulkan doaku.

Sekarang aku mengerti bagaimana rasanya melihatmu ketika aku tahu bahwa kita memiliki kehidupan kita masing-masing, di jalan yang berbeda.

Sekarang aku mengerti betapa indahnya jika semua ini tetap tak terungkap, selamanya terkubur dalam-dalam.




Sekarang aku mengerti,


Hana

Tuesday, August 26, 2014

whats going on beybeh i dont even remember what happened (baca: rubbish)

hi pals! how's your august? it will end in 5 days and i almost forget to write august post. well kenapa august post, itu karena saya sudah berjanji untuk mengisi blog ini minimal sebulan sekali mihihihihihihihihi hah hah hah *ceritanya kehabisan napas*

agustus ini lots of things happened. tiba-tiba saja saya menjadi bagian dari divisi artistik (lagi). tiba-tiba saja saya dapet duit segepok dari dirmawa (hahaha!). tiba-tiba saja saya pulang naik mobil ke depok untuk yang terakhir kalinya. tiba-tiba saja abangnya sherly, alvi, dan diah ayu kawin, meninggalkan saya terbengong-bengong ngiler di depan laptop mikirin kapan giliran saya (bitch please, calonnya aja ga ada) mihihihik. dan masih banyak lagi kejadian-kejadian yang terjadi.

kalau dipikir-pikir, semua kejadian itu ternyata berlalu begitu saja. tidak terlalu membekas di ingatan. mungkin karena saya tidak terlalu tulus dalam mengerjakan pekerjaan saya, mungkin karena duit segepok itu mungkin dikurangin sebulan dari jatah enam bulan (gebukin aja, inimah namanya kaga tau diri), mungkin karena saya masih ingin pulang ke depok naik mobil berkali-kali lagi, mungkin karena saya belom terlalu pingin nikah sebenernya (tapi pingin punya pacar (?)).

howeverrrrrr i stop writing that story. hahahahaha entahlah akan dilanjutkan atau tidak. terhenti di bab 3, padahal udah di post di tumblr. you'll be missed, maya and dio!

there are so many things happened dan tidak saya captured dengan baik diingatan saya. nyesel? engga terlalu. pusing iya. berusaha mengingat-ingat. dasar kamu ikan.




trying hard to recall what has happened in august,


Hana

Sunday, July 20, 2014

Some people write to relieve the stress, or pain, or anything that may cause them to feel discomfort. Some others write because of those unsaid words, or things that can't be done. Lucky for few of them who write for their living, and for them who have no particular emotional needs to fulfill.

I know someone who writes to define himself. He sometimes got misunderstood by people who judge him from his silence. There is, also, another person whose writings show how she becomes a completely different person when she writes (well, later it turned out that she is bipolar).

And why all of a sudden I'm questioning the reason why people write is that I was over-thinking (again). I really envy them who don't write to make themselves feel lees pain, whose writings make the reader happy, who write as if there were no worries hanging on their back.

Just a thought in a night when problems are still undone, with me keep distracting myself from thinking too much.




Am I thinking to much, I don't know,


Hana



p.s. selamat pendadaran ya besok! semoga lulus dan cepat kembali ke kalimantan (padahal sendirinya nangis guling-guling di pojokan sambil ngais-ngais tanah).

Monday, June 16, 2014

Problem?

Bukannya mau buta, bukan. Bukannya mau cinta mati, bukan. Saya cuma udah menentukan pilihan, jadi ya saya merasa tidak perlu nonton debat-debat itu lagi. Problem?

Thursday, June 12, 2014

Dua Hal

karena yang sebenarnya belom berhasil saya lakukan adalah dua hal:

1. memaafkan diri sendiri
2. berdamai dengan masa lalu


***

sebulanan ini kerjaan gue cuma bolak-balik kk. kk itu tempat rental buku paling kece sedunia, ngalahin leader kids yang di jalan nusantara deh kecenya. buku apa aja ada, komik jaman apapun ada. novel, biografi, sok tingali.

nah baru-baru ini gue ketagihan. sampe duit gue abis bis bis bis tak bersisa. pertama cuma nyewa komik, sekali nyewa enam, terlena. serinya belom di update, nyangsanglah gue ke novel. lalu gue bertemu dengan percy jackson dan beatrice prior dalam dunia imajinasi. sayangnya petualangan gue dengan tris baru sampai di insurgent. belom mampu nyewa buku yang terakhir hiksu.

anyway. duit gue abis. waktu gue tersita oleh dunia imaji, sekali lagi. tapi, dengan penemuan dua hal di atas, saya sadar. setidaknya divergent dan insurgent punya dampak krusial buat saya.

Tuesday, May 6, 2014

[Lyrics] LDR - Raisa

Ku teringat dalam lamunan
Rasa sentuhan jemari tanganmu
Ku teringat walau telah pudar
Suara tawamu, sungguh ku rindu

Tanpamu langit tak berbintang
Tanpamu hampa yang ku rasa

Seandainya jarak tiada berarti
Akan ku arungi ruang dan waktu dalam sekejap saja
Seandainya sang waktu dapat mengerti
Takkan ada rindu yang terus mengganggu
Kau akan kembali bersamaku

Ku teringat walau telah pudar
Suara tawamu, sungguh ku rindu

Tanpamu langit tak berbintang
Tanpamu hampa yang ku rasa

Seandainya jarak tiada berarti
Akan ku arungi ruang dan waktu dalam sekejap saja
Seandainya sang waktu dapat mengerti
Takkan ada rindu yang terus mengganggu
Kau akan kembali bersamaku

Terbit dan tenggelamnya matahari
Membawamu lebih dekat

Denganmu langitku berbintang
Denganmu sempurna ku rasa

Seandainya jarak tiada berarti
Akan ku arungi ruang dan waktu dalam sekejap saja
Seandainya sang waktu dapat mengerti
Takkan ada rindu yang terus mengganggu
Kau akan kembali bersamaku

(seandainya jarak tiada berarti)
Akan ku arungi ruang dan waktu dalam sekejap saja
Seandainya sang waktu dapat mengerti
Takkan ada rindu yang terus mengganggu
Kau akan kembali bersamaku

***

im not a fan of raisa, im not in a long distance relationship—im not even in a damn relationship—but this song is a really good one, especially when raisa sings it. cannot imagine other people sing this song.

Saturday, April 26, 2014

Tidak semua perasaan cinta harus dideklarasikan. Tidak semua.
Terutama ketika rasa itu bukan berkiblat ke orang yang benar.
Tapi, siapa sih yang tahu? Lagipula, benar menurut siapa?
Manusia?

Thursday, April 24, 2014

[Lyrics] Lord You Are Good (Feat. New Breed) - Israel Houghton

Lord You are Good
And your mercy endureth forever
Lord You are good
And your mercy endureth forever

People from every nation and tongue
From generation to generation

We worship you
Hallelujah, Hallelujah,
We worship you for who you are.
We worship you
Hallelujah, Hallelujah,
We worship you for who you are
And You are Good.

You are good all the time
and all the time, You are good.

***

Lagu ini, recently, sering banget dinyanyiin di gereja gue. Terakhir kemaren lagu ini dibawain sama brass section dan keren. Dan lagu ini ngingetin gue, kenapa gue bisa tau lagu ini, dan gimana dulu seseorang bisa sangat mempengaruhi gue.




Teringat pada dua orang yang berbeda,


Hana Noviandina

Sunday, March 23, 2014

Ambyar

Hai. Piye kabare? Penak jamanku to? Sudahkah anda ke gereja? (eh ternyata yang baca kholid) (kenapa harus kholid) #kemudianditonjokkholid #tapiadahijabnya #apasih

Semingguan ini gue tobat. Nangis-nangis kaga jelas sebabnya. Sambil doa tapi, hehe. Berarti gue nangis karena doa dong? Panti asuhan dong gue? Panti asuhan yang dulu buat baksos rohkris smansa kan panti asuhan Karena Doa? Ya Tuhan tiap jam.

Puji Tuhan hari ini gue bisa gereja. Di gereja yang biasa. Oiya, fyi, sudah sebulan ini gue pindah jam ibadah karena menghindari seseorang. Gue bosen ketemu dia. Boong deng. Gue takut. Takut karena kalo ketemu dia, hati gue pasti ambyar lagi. Takut karena kalo ketemu dia, gue pasti langsung ga fokus. Sebenernya pindah jam kebaktian itu untung-untungan juga sih. DAN beruntungnya, tiga minggu kemaren dia tidak ada. DAN (entah sial apa gimana) hari ini dia jadi pemusik.

DAN, ambyar.

DAN, ganteng banget. 

Perasaan gue udah ngga enak waktu ketemu temennya, soalnya pasti mereka sepaket kalo pelayanan. DAN, benarlah hal itu.

Ambyar. Seperti nasi bungkus tanpa karet. Atau staples, kalo mau lebih modern.





Memunguti nasi yang jatuh karena bungkusannya ambyar,


Hana


update

RIP Ibu Yeti Biologi :'( makasih ibu udah bikin saya semangat belajar biologi selama kelas 12 :'( semoga keluarganya dikuatkan dan diberi penghiburan

Tuesday, February 18, 2014

[Lyrics] Sepatu – Tulus

Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia

Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri

Kusenang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sangat ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa

Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Didekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu


***

lagu ini, entah kenapa, adalah lagu terkampret kedua di abad ini. lagunya bagus kok. cuma kampret aja liriknya.



no comment,

Hana

Friday, February 14, 2014

Espresso Rasa Latte | Another Fiction

Aku adalah penggemar setia kopi. Tiada hari kulewati tanpanya. Segala jenis kopi adalah teman baikku, baik itu buatan barista kafe yang secangkirnya berharga empat puluh lima ribu rupiah belum termasuk pajak, atau kopi sachet warung dengan harga tiga ribu rupiah saja segelasnya.

Yang biasa bertemu denganku di pagi hari adalah cappuccino dan café au lait. Kenapa mereka? Karena, dari kecil aku terbiasa minum susu begitu aku bangun. Sulit rasanya meninggalkan susu ketika pagi. Sementara pada siang dan malam hari, aku terbiasa berjumpa dengan americano, iced coffee, dan teman-temannya. Biasanya aku berteman sangat baik dengan espresso saat aku sedang jenuh. Saat rasa kopi encer menjadi lebih manis dari kehidupan, sehingga secangkir double espresso hadir sebagai pengingat bahwa hidup itu masih lebih manis darinya.

Namun semenjak aku bertemu denganmu, aku menjadi sangat terbiasa dengan espresso di sepanjang hari. Pahit dan pekatnya espresso serasa lebih manis dan lebih nikmat daripada realita yang ada. Apalagi espresso yang ku minum ketika kita bersama. Kenyataan pun, seketika itu juga, menjadi sangat pahit. Percayalah.

#PrayForKelud and #PrayForIndonesia

Valentine's Day. It's supposed to be a lovely day. Unfortunately, Kelud volcano erupted and many people are evacuating. And I'm here, sitting, typing, and excited about what happened in Jogja. Rain of ashes, for the very first time! So this  happened when an idiot (like me) thinks that ashes is fun.

right outside my room





tetap berjuang meski abu berterbangan
this is what happen when an idiot thinks that ashes is fun


the road in front of UKDW's building


Abu Kelud, Feb 14th 2014

Thursday, January 9, 2014

Tahi Rasa Coklat

Konon katanya, kalo orang lagi jatuh cinta, tahi pun jadi rasa coklat.

Gue akuin hal itu benar adanya.


Siang ini gue emang bener-bener lagi kesengsem sama Kamga. Do you know who he is? Yes, he is the black guy who likes to sing a lot. Duh, telat na lu baru ngefans sama dia sekarang. No, gue bukan ngefans sama dia duma karna dia nyanyi. Gue baru tau kalo dia juga.... nulis.

Asal lo tau, gue sangat tertarik sama seseorang yang 'membaca' dan 'menulis'. Seperti seseorang di masa lalu itu, yang sukanya baca buku Gadjah Mada yang pernah nyemangatin gue kuliah di UGM (oke stop) ya pokoknya yang itu hehehehe. Gue menganggap orang yang 'membaca' dan 'menulis' itu orang yang hebat dan keren. Mereka cerdas sekaligus nyeleneh. Kadang gayanya sengak sih. Tapi tetep. Gue selalu terkagum-kagum sama para 'pembaca' dan 'penulis'. Apalagi kalo cowok, karna jarang gue temuin cowok demen baca sama nulis. Oke maaf. Out of topic.

Dan gue baca tumblr nya Kamga. Ya gue gatau sih dia suka baca apa ngga, tapi gue asumsikan iya (karena selama ini gue pikir semua orang yang suka baca belom tentu suka nulis, tapi orang yang suka nulis sudah pasti suka baca) and I really like this guy. Beberapa tulisan dia bahkan ga cuma bikin gue ketawa-ketiwi, tapi juga ngangguk-ngangguk setuju. Malah bisa dibilang, gue nulis sekarang ini karena terinspirasi dari dia. Cahsik.

Nah back to the first sentence. Kenapa gue akuin hal itu benar? Karena saat ini tetangga sebelah yang kurang ajar itu sedang menyetel stereonya di volume yang bisa bikin setan tobat, and I'm just fine. Really. Gue ga misuh-misuh kaya biasanya. Dan suara dangdut tetangga, yang biasanya seperti tahi, kali ini terasa seperti coklat.



Kesengsem, apa kesemek juga boleh,

Hana

Wednesday, January 8, 2014

What I Am Supposed To But I Dont

im supposed to working on journalistic assignments right now. but im just too happy to do assignment and i dont wanna ruin this happiness, and here i am, blabbering with my blog listening. so what actually made me happy this night?

i just went to the office building of kedaulatan rakyat, a yogya's newspaper, where mas agung works. we had a press conference, and, fortunately, the journalists who were supposed to be there were busy and there was only mas agung. haha. then i went home and was craving for nasi uduk angkringan which is sold by the seller in front of KR building. anyway, grandma already cooked so i just went straight home to fill my belly with her dishes. and while i was having dinner, i watched kompastv and i was very glad to see kamga! yeay! no wonder why i wanted to turned the tv on. i think that was one of my cenayang feeling haha apasih na. tapi it was great. kamgaaaa :3

and im done. that's all what i wanted to tell you this night. KR office, angkringan, kamga, his story titled 'Matahari' (you know how i adore the sun), and 100 Hari Keliling Indonesia season 2. i couldnt feel better, padahal i have tons of works. hahahaha, truly guilty pleasure. i love kompastv! i love journalism! (padahal besok juga misuh-misuh kenapa harus ada matakuliah dasar-dasar jurnalisme but it is fine. i really feel happy tonight~) and if i have more time (baca: kalo ga ngelembur) i will write another post. haha really really feel great!

Tuesday, January 7, 2014

Students In My Class

According to this, there are 50 kinds of student we have on campus life. I have some in my class:


1. Mahasiswa Perfeksionis [Sometimes it is me :" yeah me freak]
Mahasiswa yg anti sama nilai B. sekali dpt B langsung guling2 ditanah dan galau 7 turunan.

3. Mahasiswa Idiopatik [It is Saras and Rusta]

Ga jelas kehidupannya di kampus. kadang2 ada, kadang2 ga ada.

5. Mahasiswa Pasrah [Definitely everyone in my class]
Dapat E? Ah tenang, kan ga cuman aku doang yang ga lulus.

8. Mahasiswa SKS [IT IS MEEEH]
Tipe paling banyak di tiap kampus. belajar sampai larut hanya ketika besoknya ujian.


11. Mahasiswa Galau [No doubt my lecturer is doing this :p]
Tiap malam ngetweet galau sambil dengerin lagu2 adele

12. Mahasiswa Setengah Dewa [It is Octa]
Tiap hari kerjaannya maen game dan OL, tapi selalu berhasil kalo ujian.

20. Mahasiswa FreeAll [Ini Rio, Dewa, Hafid dan Icuk :p]
Datang ke kmpus bawa laptop untuk dapat ngenet gratis dan download film gratis pake sinyal wifi kampus.

22. Mahasiswa Dreamer [Debby dan Umi Diha bangettt]
Kerjaannya tidur di kelas dari awal sampai habis

24. Mahasiswa Ekstrovert [Ini gueeeeeh hahahaha]
Suka gosipin kelakuan teman²nya dan dosen

34. Mahasiswa Hemat Listrik [Lili sama Nindi, tapi sekarang Nindi udah tobat]
Suka ngecas Laptop, HP dll. dikampus

36. Mahasiswa Hemat Air [Winda and Nindi! Terutama kalo abis kuliah Mr. Supri :))]
Suka numpang mandi dan BAB di wc kampus

37. Mahasiswa Buku Berjalan [Octa -_-]
Mahasiswa yang saking pinternya, ditanyain materi selalu bisa jawab

43. Mahasiswa RU [DEBBY]
Ada apa-apa dikit langsung updet pm, menuhin recent updates

45. Mahasiswa Joki 3 in 1 [Lili. Banget.]
Suka nebeng temen ke kampus

46. Mahasiswa Seks Bebas [Diha sama Intan!!! Undoubtedly]
Suka nyucuk flashdisk berisi virus ke berbagai laptop

48. Mahasiswa Kupu2 [Gue banget -_-]
Kuliah-pulang kuliah-pulang

***

Hahahah just for fun! No offense loh ya, this is the reality~

Saturday, January 4, 2014

Sesungguhnya Tidak Nyata

Tahukah kamu bahwa sesungguhnya bintang tidak pernah jatuh? Bahwa sesungguhnya yang jatuh adalah hatiku? Untukmu?
Tahukah kamu bahwa sesungguhnya sayap Icarus tidak pernah terbakar? Bahwa sesungguhnya yang terbakar adalah logikaku?

Kamu tentu tidak tahu.

Matahari sudah pasti terlalu sibuk untuk mengetahui kenyataan-kenyataan kecil dan remeh seperti ini.



Untukmu matahariku,

Hana

Wednesday, January 1, 2014

MERRY 2014!!!!! ANOTHER BLESSED YEAR YUHUUUUU~