Sunday, December 30, 2018

Thank U

Terima kasih sudah memberiku kesempatan untuk belajar banyak hal.

I am now letting you go.

Be safe. Take care!




Sendirian nongki di toko kopi,

Hana

Monday, April 2, 2018

Welcome Back

Kita berjumpa.
Terjerumus dalam sunyi hampa.
Aneh, tak dapat ku tatap pupil itu.
Kau hanya membatu.
Tak tahu apa di balik semburanmu.
Yang ku tahu diri ini sedang merindumu.

***

Puisi ini yang nulis Uzi. Anjay. Dalem banget sampe menusuk ke hati. Judulnya "Perayaan". Entah kenapa...valid.

***

Sekarang aku mengerti bagaimana rasanya melihatmu tertawa dari kejauhan, dengan rambutmu yang hitam berkilau di bawah sinar lampu.

Sekarang aku mengerti bagaimana rasanya melihatmu setelah enam puluh hari yang kuhabiskan untuk mengkhawatirkan dirimu.

Sekarang aku mengerti bagaimana rasanya berdoa agar Tuhan selalu menjagamu, dan betapa leganya diriku ketika aku mengetahui bahwa Ia telah mengabulkan doaku.

Sekarang aku mengerti bagaimana rasanya melihatmu ketika aku tahu bahwa kita memiliki kehidupan kita masing-masing, di jalan yang berbeda.

Sekarang aku mengerti betapa indahnya jika semua ini tetap tak terungkap, selamanya terkubur dalam-dalam.

***

Tulisan ini yang nulis gue, sekitar tiga tahun yang lalu. Iya gue tau jelek. Tapi entah kenapa...valid. Kecuali bagian harinya sih. Dan rambutnya.

Jadi memang sebaiknya terkubur dalam-dalam ya.



Kembali mengerti, 


Hana

Friday, March 23, 2018

Ruang Kaca

Jadi post ini tentang rangorang di kantor yang membuatku sanggup beradaptasi dengan (lumayan) cepat yang diketik tanggal 20 Maret (yang katanya important date) (important date apaan).

1. Glory
Satu kata yang mendeskripsikan Glory: wild. Teman subdit ku tersayang. Gue ga pernah punya temen seliar Glory, to be honest. Dengan kata-katanya yang jujur dan makjleb Glory berhasil menempati urutan pertama di daftar ini. Supel dan selalu berusaha ramah sama setiap orang. Sampe-sampe suatu ketika kita hampir aja samapta 2 kali karena keramahannya.

2. Uji
Analis kesayangan kita semua. Manusia ambi nan cerdas yang kegemarannya adalah mengkaji dan, tentu saja, menganalisis. Kalo ngomong sama Uji jangan ribet-ribet. Doi keseringan ga konek karena keseringan membuat kajian. Teman penggemar buku, museum, dan hal-hal berbau etnik. Teman penggemar k-pop yang setia menemaniku di saat semua orang menghujat kegemaran kami akan k-pop.

3. Bang Pasu
Evan kedua. Kenapa? Karena fisiknya dan kebijaksanaannya. Walau Bang Pasu mah kayanya sok bijak. Tapi tetep lah Bang Pasu panutan semua naq OJT.

4. Bang Radit
Gue sampe sekarang masih bingung sih kenapa doi ada di list ini. Etapi kalo ga ada doi gue kehilangan orang yang suka ngejayus garing dong. Kita semua butuh orang kayak Bang Radit di list-list semacam ini, yekan?

5. Imanuel
Pencinta BC dan Alexandra Daddario. Terlalu nasionalis dan idealis, tapi gapapa, dunia kantor akan mengubahmu, nak. Tidak lama lagi. Ku jamin.

6. Fadil
Kalo ngobrol sama Fadil tuh bawaanya kesel. Ceriwis dan rese. Sering banget ga ada angin ga ada ujan tiba-tiba push up di ruang kaca. Katanya biar istrinya ga malu dong, punya suami yang perutnya ga buncit kan.

7. Jabar
Adik kecil yang tidak kecil, yang polos tapi tidak polos. Pasangan Uji yang paling ultimate lah cocokloginya. Sering mengeluarkan kata-kata yang out of the world kalo kata Imanuel

8. Gilang
Naq BC sejatilah. Kurang BC apalagi coba. Bokap rang kanwil. Doi juga dengan secara sukarela dan dengan tulus hati memilih tuk bergabung di PKL BC men. Cita-citanya malah masuk BC, ga kaya Jabar yang naq BC malah pingin masuk sekjen.

9. Juan
Walaupun orang ini menghilang setelah sebulan ku OJT, dia tetap layak masuk dalam list ini. Kenapa? Karena Juan adalah teman OJT KBP yang pertama kalinya dengan inisiatifnya sendiri bergabung dengan geng ruang kaca. Dia juga layak masuk dalam list ini karena doi adalah satu-satunya orang yang tidak menghina kegemaranku dan Uji akan k-pop. Yawla ku terharu.

10. Bang Bas
Bang pacarku lah. Kan pas Glory sama Bang Baren, aku sama Bang Bas. Jadi istri kedua nggak buruk-buruk amat.

11. Bang Dobi
Abang baik hati yang senantiasa membimbing kami menuju ke jalan yang benar. Yang selalu siap meminjamkan staples dan ATK lainnya. Yang pertama kali mengajarkan kami cara input surat masuk. We love you, Bang.

12. Wisnu
Wisnu ada di urutan terakhir karena eh karena doi udah balik ke Solo dari lama. Yep, Wisnu adalah satu-satunya laki-laki di geng ruang kaca yang pertama dan satu-satunya. geng ruang kaca sungguhlah hampa tanpa Wisnu sanghyang driver grab.

KBP UNITES! BRAVO GENG RUANG KACA!




Bangpingpong,


Hana

Sunday, February 18, 2018

Datangnya Matahari Dari Galaksi Sebelah

Aku bukan langit.

Aku hanya sebuah komet. Numpang lewat sambil membakar dirinya sendiri hingga habis.

Kamu?

Kamu pemuja langit. Yang jauh. Yang tak tergapai.

Ku harap kamu melihatku lewat barang sebentar saja.

Karena komet masih lewat seputaran langit. Iya kan?

Eh.

Apa udah engga?



P.s. Aku juga pemuja matahari. Matahari yang selalu memuja langit.
P.p.s. Ya. Itu kamu.