ini aku tuliskan,
sebuah pengantar rasa
sarat akan harap, kau akan membacanya
sehingga nanti, ketika kau bertemu denganku,
aku tak perlu menjawab, pertanyaanmu.
cinta, seandainya saja bisa kau terima
tanpa harus menyudutkanku
seperti seorang terdakwa
kau anggap aku seorang kriminal
menuntut aku atas perasaanku
menyalahkanku atas hatiku
kau yang mencuri, sayang!
kau bawa hatiku, tanpa izin.
kau yang membunuh, sayang!
kau hancurkan hatiku, tanpa iba.
tak cukup nyali punyaku menghadapimu
maka aku, tuliskan ini.
aku mencintaimu.
hanya itu.
tak berharap balasan yang sama.
juga tak meminta apa-apa.
sebuah pengantar rasa
sarat akan harap, kau akan membacanya
sehingga nanti, ketika kau bertemu denganku,
aku tak perlu menjawab, pertanyaanmu.
cinta, seandainya saja bisa kau terima
tanpa harus menyudutkanku
seperti seorang terdakwa
kau anggap aku seorang kriminal
menuntut aku atas perasaanku
menyalahkanku atas hatiku
kau yang mencuri, sayang!
kau bawa hatiku, tanpa izin.
kau yang membunuh, sayang!
kau hancurkan hatiku, tanpa iba.
tak cukup nyali punyaku menghadapimu
maka aku, tuliskan ini.
aku mencintaimu.
hanya itu.
tak berharap balasan yang sama.
juga tak meminta apa-apa.
***
originally posted in sepuluhjemari.blogspot.com >> THIS

0 komentar asoy:
Post a Comment