Hola. Kali ini gue bakalan cerita tentang keseharian gue di kelas XI IA 1.
Gue capek. Gue stress. Bahkan gue yang tadinya nggak punya penyakit maag pun sampai punya dan agak akut.
Gue nggak suka kalo terus hidup di sini. Nggak sanggup.
Gue pingin FIREBLAS7 huaaaaaaang :’(
Gue nggak mau masa-masa SMA yang (katanya) indah terbuang percuma dan sia-sia dengan kelas kayak gini!
Di FIREBLAS7, gue diperhatiin. Gue punya temen. Temenannya ngebaur. Nggak cewek-cewek atau cowok-cowok. Gue punya temen susah dan seneng. Gue punya temen yang tau arti tatapan mata gue, entah itu senang, sedih, atau sakit hati. Gue punya temen yang ngerti perasaan gue kalo nilai gue jatoh, bukannya seneng karena nilainya yang paling bagus sendiri. Gue punya temen yang mau ngajarin temennya yang nggak bisa. Gue punya temen yang mau diceritain apa aja. Gue punya temen yang nggak borju dan pilih-pilih temen. Gue punya temen yang mau berbagi rahasia sama gue. Gue punya temen yang nggak fanatik. Gue punya temen yang asik dan sangat menyenangkan. Gue punya temen yang mau diajak sama-sama susah dan sama-sama seneng. Gue punya temen yang saling peduli. Gue punya temen yang saling ngebangun, saling mengobati luka satu sama lain kalo yang lainya terjatuh dan terluka. Gue punya temen yang sangat jauh berbeda dari temen gue yang di kelas baru ini. Gue punya semuanya di FIREBLAS7. Dan gue mau FIREBLAS7 gue kembali. Gue nggak mau sama temen-temen yang seperti ini.
Gue benci di sini. Kelas ini bikin gue banyak mengeluh. Malahan kelas ini selalu bikin gue menangisi diri gue sendiri. Kelas ini penuh dengan kesuraman masa depan gue. Gue nggak mau di sini.
Ini kedua kalinya gue ngerasain perpisahan yang begitu berat sama temen gue. Kerasa banget. FIREBLAS7 itu tumpuan gue. Mereka selalu ada disaat gue susah maupun seneng. Nggak kayak kelas ini. Mereka sangat individualis. Nggak peduli sama temen sekelasnya sendiri. Heloooow, emang kalian doang yang hidup di dunia yang fana ini? Di sekitar kalian ada orang lain. Orang yang butuh kalian. Memangnya kalian nggak butuh orang lain. Oh iya, gue baru inget. Kalian kan emang nggak butuh. Kalian bisa melakukan semuanya sendiri.
Sekali lagi gue nangis saat ngetik postingan.
Semuanya mentingin dirinya sendiri. Nggak ada yang mau ngelihat perkara yang orang lain tanggung. Semuanya egois. Emang kalian mikir apa sih? Emang dengan berbaur SEDIKIT aja nilai kalian bakalan langsung anjlok? Emang kalo kalian punya temen main di sini, kalian nggak akan punya kesempatan belajar dan meningkatkan nilai kalian?
Nih ya gue kasih tau. Kalian tuh cuma orang yang sok-sok mandiri. Kalian orang yang indivdualis. Kalian orang yang nggak pernah mau tau dan mengerti masalah juga perasaan temen sekelas kalian. Apa kalian tau, Indri pernah nangis di kelas waktu kelas sangat ramai? Apa? Nggak ada yang nyadar kan? Apa kalian tau? Kalian Cuma orang yang doyannya bergerombol. Nggak mau berbagi sama orang lain. Apa kalian pernah sedikiiit aja tau perasaan Utari gimana saat dia punya masalah keluarga? Apa kalian pernah ngerti sekaliiiii aja saat Panca ngerasa deg-degan karena pelajaran Fisika? NGGAK KAN? KENAPA? KARENA KALIAN EMANG NGGAK PERNAH MAU TAU APA YANG TELAH TEERJADI ATAUPUN LAGI TERJADI AMA TEMEN KALIAN. APA KALIAN NGGAK SADAR KALO SELAMA INI KALIAN UDAH MENYAKITI PERASAAN TEMAN KALIAN?
Apa lagi yang mau gue ungkapin? Hah? Masih kurang? What the hell. Percuma juga kan gue ngomong sama kalian. Nggak ada yang DENGER. Gimana kalian mau denger, kalo ngeliat aja kalian nggak pernah? Pernah nggak sih kalian menghargai sesuatu yang bernama PERSAHABATAN? PERSAUDARAAN? KEBERSAMAAN? NGGAK PERNAH KAN? Gue kecewa sama kalian. Gue udah berusaha ngebaur. Kalian yang nggak mau ngebaur.
Gue tau gue bodoh. Gue tau gue nggak PINTAR seperti kalian semua yang punya nilai memuaskan. Gue tau gue nggak punya pengetahuan tentang IT. Gue tau gue nggak bisa Photoshop. Gue tau gue nggak bisa olahraga. Gue tau gue nggak berprestasi. Gue tau kalo itu semua yang ngebikin kalian nggak mau temenan sama gue.
Kalian tau apa yang membuat gue selalu membangga-banggakan FIREBLAS7? Perasaan saling memiliki yang kuat. Yah, SETIDAKNYA gue dihargai dan punya temen di sana.
Maaf kalo postingan ini menyakiti perasaan kalian. Tapi bagaimana pun sakitnya hati kalian, kalian nggak akan pernah tau bagaimana rasanya memendam semuanya ini sampe gue nggak kuat lagi lalu memutuskan untuk menulis semuanya. Kalian nggak akan pernah tau bagaimana seluruh perasaan berkecamuk dalam hati gue waktu gue nulis postingan ini sambil nangis tersedu-sedu. Kanapa? Karena gue yakin kalian nggak punya waktu untuk itu. Bahkan gue juga yakin, kalian nggak tau kan gue pernah nulis postingan ini?
2019: All About Courage
7 years ago

1 komentar asoy:
hahahaha,sabar na :)
itu pasti awalnya doang, ntar lama-lama mungkin mereka bakal kaya FB7 bahkan lebih baik :D
Post a Comment