Sebenernya yaa, sekarang tuh udah telat banget buat nge-post tentang AKSI karena yang lagi jadi trendtop sekarang itu Pensi huahaha.
Buat yang ngga bisa ngebedain antara AKSI dan Pensi atau yang bilang, "AKSI bukannya pensi, ya?", gue mau ngasih tau nih, buat sekedar info ajaa. AKSI itu puncaknya perayaan miladnya SMA Negeri 1 Depok setelah rangkaian acara selama tiga bulan, yang berupa pensi. Sementara Pensi yang gue maksud disini dengan huruf awal kapital adalah Pensi Kelas X yang dibuat khusus untuk memenuhi kurikulum tingkat satuan pendidikan semester dua mata pelajaran Seni Budaya, dan Pensi kali ini berjudul Suling Bambu (yang bakal gue bahas di postingan berikutnya).
Well, AKSI kali ini berjudul AKSI 33 Eternity, Exploring the Unforgettable Moment of the 33rd Smansa's anniversary. Dan di AKSI (ngundang RAN lhooo ngundang RAN!) ini gue ngga jadi panitia cabutan karena ngga ditunjuk sama ketua eksul (heloooo emangnya gue ikut ekskul apaan? haha). Kenapa cabutan? Karena harusnya panitia AKSI adalah anak MPK/OSIS tapii karena anak MPOS terlalu sedikit untuk acara yang sangat masif seperti AKSI jadi ditariklah perwakilan dari masing-masing ekskul yang ditunjuk oleh masing-masing ketua. Dan sang ketua ROHKRIS tidak memilih gue melainkan Emil huahahaha.
AKSI kemaren makan banyak banget biaya (kalo ngga salah sih 200 juta). Dan kata Kak Winny AKSI kemaren surplus lhoooo iyeeei. Padahal kata anak dana H-10 AKSI masih defisit 20 juta. Kenapa bisa begitu? Jadi katanya juga AKSI kali ini panitianya setengah dari AKSI taun lalu. Uwoooo D:
Selain makan biaya, AKSI juga makan waktu. Buat yang nyari dana, yang ngisi acara, yang ikut kolabs (kolaborasi eksul seni), yang ikut showcase, pokoknya yang panitia deh, pasti berasa banget kalo persiapan AKSI tuh nyita waktu banget, apalagi yang SIE DANA.
Untungnya, gue bukan panitia. Dan gue ikut showcase huahaha. Buat yang nanya, "Showcase ekskul apa, Na? Katanya elo ngga ikut eksul. Ah payah deh lo boong mulu.", woooy men gue kan anak ROHKRIS jadi setiap anak ROHKRIS apalagi yang anak kelas sepuluhnya diajakin sama pak ketua buat ikut showcase. Dan gue bersedia.
Jadi waktu itu yang gue tau yang ikut showcase ROHKRIS itu pak ketua, gue sama Tessa. Tapiiii pas latian showcase gabungan yang pertama (dan yang bentrok sama latian PWK) ternyata Tessa ngga dateng, eeh yang dateng malah Kevin sama Ernest. Ohmeeeeen gue cewek sendiri.
Nah pas menjelang hari H yang ikut latian showcase ROHKRIS malahan pak ketua, gue, Gege, Christy sama Kevin. Nahlo gue bingung. Ternyata si Christy akhirnya bersedia dan Gege juga setelah gue paksa-paksa karena gue kasian ngeliat pak ketua kebingungan karena showcase ekskulnya kurang orang. Si Tessa ternyata ngga jadi ikut showcase karena pas hari H-nya dia ngga bisa dateng. Uwooooo.
Well, sebenernya sih ngga ada yang penting-penting banget di AKSI kemaren (buat gue) apa lagi di postingan gue kali ini. Gue cuma mau bilang kalo karena AKSI gue jadi tambah suka sama Joget. Gue ngga akan pernah lupa kata-kata seseorang yang, "Kalo bisa gue anterin lo gue anterin pulang deh," dan "maaf ya," sambil menepuk pundak gue. Dan karena itu gue bahagia huahahaha. Makasih yaaa. Gue jadi semangat :)
Okey. Kayaknya segitu aja. Gue laper dan sedang menunggu adek gue pulang dengan membawa makanan yang sepertinya enak. Hmmm. Oke Neng? Bay bay.
2019: All About Courage
7 years ago

0 komentar asoy:
Post a Comment