Postingan hari ini ada karena gue akhir-akhir ini kena demam korea (lagi). Gue jadi suka nonton drama korea dan jadi suka nyetel lagunya AKMU. Damn kenapa gue baru tau kalo the precious AKMU exists in this filthy world. Two genius siblings which make k-pop doesn't sound like k-pop. Why is k-pop being called k-pop, anyway?
Ngomong-ngomong soal recent discovery, sekitar dua bulan yang lalu, gue baru tau kalo NetTV udah nyampe Jogja. Dan juga RTV. Katanya udah dari lama. Dan gue gatau. Saking jarangnya nonton TV. Jadi sekarang gue kalo nonton Kelas Internasional jadi inget Wisma Bahasa Indonesia. Really. Jadi kangen bok.
Anyway. Within the rediscovery of my precious treasure (a.k.a AKMU, BIGBANG, and Lee Hi) I hereby declare that I'm on my way back to the world of handsome oppas. And jjang dongsaengs. Yang mana gue sebut dongsaeng karena, hiks, gue udah tuwir. Dan, karena hal ini jugalah akhirnya gue membuka kembali buku korean lesson dari Adi Ssnm yang selama kuliah dulu tak pernah tersentuh kecuali kalo mau kuis dan ujian. Jadi maapkeun juga kalo dalam post ini akan ada kata-kata bahasa alien dalam huruf alien.
Gue balik lagi ke k-pop sejak drama Descendants of the Sun booming. Oke iya gue tau gue k-popers abal. Dan, ga kok, gue ga ngefans sama Song Joong Ki. Secara masih ada cops yang lebih keren dari dia. Ehem. NCIS ehem. Oke salah fokus. Pokoknya, gara-gara itu, gue nemuin soundtrack drama itu yang dibawain sama Gummy, yang mantan artist YGE. Nah. Entah kenapa, dari dulu korean artist yang gue bias-in selalu artist-nya YGE. Yang bukan paling cuma MinHo, itu juga gara-gara dia tampil di Hello Baby, yang mana udah berjuta-juta tahun yang lalu eksisnya. Dan karena I'm a loyal listener of BIGBANG, selama BIGBANG hiatus gue gapernah lagu ngublek-ngublek korea-korean. Jadi, walaupun taun kemaren dapet notification dari youtube pas BIGBANG uploaded comeback videos, gue bodo amat. Terus apa hubungannya? Gue juga gatau.
Btw. On the recent rediscovery journey, I found several korean artists other than BIGBANG yang bak permata di antara lumpur (lumpur apaan? Ini mancing fanwar banget). They are AKMU and Lee Hi. The albums, AKMU's Spring and Hayi's Seoulite are reaaaaaaallyyyyyy pleasing to my ears. I literally only listens to their new songs for the past month. Kenapa? Karena untuk seseorang yang biasanya dengerin lagunya Daughtry dan Imagine Dragons, lagu mereka merupakan peralihan yang cukup soft ke lagu berbahasa korea lainnya–yang unfortunately sering dicap alay karena isinya cuma idol joget-joget lipsync doang, iya kan iya kan? Soalnya gue pernah mikir gitu haha. Dan secara korean songs udah dapet label k-pop, yang secara gak langsung menggeneralisasi semua lagu berbahasa korea, lagu-lagunya AKMU sama Hayi bener-bener bikin gue mikir dua kali tentang k-pop. Like, hey there are not only dance or lipsync genre in korean music. Ada juga genre yang lain. Like, hello, RnB is knocking, and so are Soul and Alternative. Seharusnya K-Pop genre doesn't exist. Either yang bikin genre ini adalah seseorang yang undeniably racist atau emang dia ga pernah denger any korean songs other than SNSD's and Super Junior's. Just imagine what the world would be like if there are genres like A-Pop (read: American pop) or I-Pop (read: Indonesian pop). Those region-based or language-based genre is so overwhelming, ya know. Yang kemudian bikin gue sadar, bahwa pasti ada secuil dari diri kita yang rasis. Oke maaf ga nyambung.
Jadi. The point is, listening to AKMU's RE-BYE and 사람들이 움직이는 게 (How People Move) and Lee Hi's MISSING U and 희망고문 (Blues)–or just listen to the whole songs in their latest album–won't hurt. Really. Worth a try. Personally gue kaget banget pas pertama denger RE-BYE sama MISSING U. I was like, wow, mereka bener-bener bisa compose musik kaya gini? Sooo unexpected. I underestimated korean music, I know. Mianhaeyo. Do listen to them, 사람들은! Tong hilap!
Kisses and hugs,
Hance
p.s.
Oppa (오빠) = the literally translation would be brother, however, in this case it is more like panggilan sayang fans ke idol.
Dongsaeng (동생) = younger sibling. And no, it's not common. It's just me misusing the word.
Mianhaeyo (미안해요) = maaf. Maafin aku ㅜㅜ
Kisses and hugs,
Hance
p.s.
Oppa (오빠) = the literally translation would be brother, however, in this case it is more like panggilan sayang fans ke idol.
Dongsaeng (동생) = younger sibling. And no, it's not common. It's just me misusing the word.
Mianhaeyo (미안해요) = maaf. Maafin aku ㅜㅜ
사람들은 = dibaca saramdeureun. Yang berarti orang-orang. Maapin, kan lagi belajar bahasa korea.
p.p.s. Selamat ulang tahun, Saur Maruli Evan Johannes Siregar!

0 komentar asoy:
Post a Comment